MOTTO: Our strongest bond (Alumni ITB77) is friendship and togetherness. Bukan bisnis, sukses materi, kekuasaan atau pencitraan. ~ Amrie Noor
2009-11-09

Apa Jaminanmu?  

*** Cocok dibaca oleh para bankir guna menambah wawasan.

Pak Kirno dari kampung pergi ke Bank BRI untuk meminjam uang sebanyak Rp 5 juta. Petugas bank bertanya, “Untuk apa uang sebanyak itu, Pak?”

“Saya akan membeli perhiasan dan menjualnya di kampung,” jawab Pak Kirno.

“Apa yang Bapak miliki sebagai jaminan?” tanya si petugas.

“Saya tidak tahu, apa itu jaminan?”

Baca selanjutnya...

2009-07-01

Memilih Presiden: Antara Citra dan Program  

Persaingan semakin panas pada minggu terakhir kampanye pemilihan Presiden (pilpres). Ketiga pasangan calon Presiden (capres) dan calon Wakil Presiden (cawapres) semakin gencar tebar pesona dan program.

Berdasarkan pengamatan penulis sampai minggu terakhir masa kampanye, mayoritas rakyat Indonesia masih mengutamakan citra dalam memilih Presidennya. Hanya sebagian kecil saja yang memilih Presiden berdasarkan programnya. Walaupun sangat disayangkan, tetapi nampaknya beginilah perkembangan masyarakat Indonesia sampai masa kini.

Selanjutnya...

2009-06-23

Tanaman Jarak Pagar Masih Prospektif  

Sebagai seorang pendorong penggunaan energi alternatif berbahan baku tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas), saya sangat sedih membaca berita-berita hasil penelitian Netherland University tentang Jarak Pagar (Jatropha Curcas). Hasil-hasil penelitian terakhir ternyata menunjukkan bahwa tanaman Jarak pagar memerlukan air 5x dari Tanaman tebu. Nampaknya alternatif energi memakai Tanaman tebu akan relatif lebih efisien dibanding tanaman Jarak pagar.

Sehingga saat ini Jarak pagar tidak disebut lagi sebagai “Miracle crop” karena memerlukan air dalam jumlah yang sangat banyak, menurut National Academic of Sciences sekitar 20.000 liter untuk tumbuh dengan subur.

Selanjutnya...

2009-06-12

Teh Pahit, Bikin Pahitnya Pakai Apa?  

Sekitar tahun 1990-an saya bertugas di Sulawesi Selatan. Saat itu kami sedang dalam perjalanan ke luar kota dan kami berhenti untuk makan siang di sebuah restoran di suatu kota yang cukup besar.

Teman-teman memesan minuman, ada yang pesan jus jeruk, jus tomat, jus jambu. Saya ingin segera minum karena sudah haus sehingga saya pesan yang cepat saji yaitu minuman teh pahit.

Kemudian saya tunggu hampir setengah jam, teh pahitnya ngga nongol-nongol padahal jus jeruk, jambu dan tomat sudah pada nongol dan sudah diminum sampai habis oleh teman-teman.

Selanjutnya...